Pentingnya Kalibrasi Conductivity Meter dalam Industri Farmasi atau Air Minum

Alat ukur yang umum digunakan untuk mengukur konduktivitas dalam suatu larutan adalah conductivity meter. Sebelum digunakan, untuk memastikan keakuratan alat ukur tersebut perlu dilakukan kalibrasi. Kalibrasi conductivity meter sendiri dilakukan dengan menggunakan larutan standar.

Selain melakukan kalibrasi yang dilakukan setahun sekali, setiap akan menggunakan conductivity meter juga perlu dilakukan verifikasi. Angka yang muncul pada display conductivity meter haruslah akurat dan tepat karena nilai konduktivitas merupakan parameter penting dari kualitas air.

Pentingnya Pengukuran Konduktivitas

Pengertian konduktivitas secara singkat adalah kemampuan sebuah benda dalam menghantarkan listrik. Nilai konduktivitas perlu diketahui terutama bagi industri-industri besar seperti industri farmasi yang menggunakan air sebagai sumber produksinya.

Di dalam larutan, konduktivitas dikaitkan dengan kemampuannya dalam mengalirkan arus listrik di mana hal ini tergantung dari seberapa banyak ion yang terkandung dalam tersebut. Nilai konduktivitas menjadi parameter yang pasti diperiksa dalam sebuah industri terutama farmasi selain pH dan TDS.

Nilai konduktivitas ini diukur dengan menggunakan sebuah alat bernama conductivity meter. Seiring dengan perkembangan sains dan teknologi, conductivity meter juga dapat digunakan untuk mengukur parameter lainnya seperti pH dan nilai Total Organic Carbon (TOC).

Sebagai alat ukur yang berperan penting, maka akurasi dari nilai yang didapatkan dari conductivity meter harus dibuktikan kebenarannya. Ini didapatkan dari hasil kalibrasi conductivity meter. Biasanya, perusahaan pembuat conductivity meter menyertakan larutan buffer atau standar untuk kalibrasinya.

Larutan Buffer / Standar Conductivity

Untuk melakukan kalibrasi conductivity meter, dibutuhkan lauran buffer atau larutan standar yang memiliki nilai konduktivitas kecil.

Umumnya conductivity meter digunakan untuk mengukur konduktivitas di angka 84 mikrosiemen, namun dalam beberapa hal conductivity meter juga digunakan untuk mengukur konduktivitas di angka yang sangat kecil seperti di bawah 5 mikrosiemen.

Itulah sebabnya mengapa diperlukan larutan standar yang memiliki nilai konduktivitas sangat kecil. Larutan standar yang digunakan untuk mengkalibrasi alat ukur juga harus menyertakan NIST Traceable Calibration Report.

Kemudian, dalam paket conductivity meter, selain menyediakan larutan buffer atau standarnya produsen juga menyertakan tabel koreksi suhu yang mempermudah pengguna dalam melakukan konversi pada saat melakukan kalibrasi maupun verifikasi.

Hal ini dikarenakan nilai konduktivitas angkanya sangat dipengaruhi oleh suhu. Larutan standar pun dapat menunjukkan nilai yang fluktuatif apabila terjadi perubahan suhu, oleh sebbnya disertakan tabel konversi suhu tersebut.

Bagaimana Melakukan Kalibrasi Conductivity Meter?

BAGAIMANA MELAKUKAN KALIBRASI CONDUCTIVITY METER

Untuk melakukan kalibrasi conductivity meter, prinsip yang digunakan serupa dengan ketika Anda melakukan kalibrasi pH meter. Pada prosesnya akan ada penyesuaian hasil pembacaan dari alat ukur dengan nilai standar, di mana nilai standar tersebut sudah dikoreksi dengan pengaruh suhu.

Bagaimana cara melakukan kalibrasi pada conductivity meter? Pada dasarnya setiap alat memiliki prinsip yang sama seperti yang sudah dijelaskan di atas, akan tetapi tahapan-tahapan melakukan kalibrasinya tertuang dalam manual book yang mana berbeda-beda untuk setiap brand.

Secara umum, tahapan kalibrasi untuk conductivity meter adalah sebagai berikut :

1. Persiapkan Peralatan

Siapkan peralatan yang dibutuhkan yaitu conductivity meter, larutan buffer atau standar konduktivitas, NIST Traceable Calibration Report dan tabel koreksi suhu terhadap konduktivitas.

2. Nyalakan Alat Ukur

Nyalakan conductivity meter dengan menekan tombol ON hingga display menyala.

3. Mencelupkan Conductivity Meter ke Larutan Standar

Berikutnya adalah mencelupkan conductivity meter ke dalam larutan standar yang telah dituangkan ke dalam sebuah wadah. Sesuaikan nilai yang tertera pada alat ukur dengan nilai larutan standar.

Dalam sebuah industry besar, pelaksanaan kalibrasi ini sering kali dilakukan oleh pihak ketiga yakni pihak yang khusus melakukan kalibrasi untuk berbagai alat ukur. Waktunya pun biasanya dilakukan setahun sekali dan dilakukan sekaligus untuk semua alat ukur yang dimiliki.

Berbeda dengan proses verifikasi yang dilakukan setiap kali akan melakukan pengukuran menggunakan alat ukur tersebut.

Hubungan Pengukuran Konduktivitas dengan Kualitas Air

Di paragraf awal, dijelaskan bahwa pengukuran konduktivitas ini penting dilakukan terutama di perusahaan-perusahaan yang menggunakan air sebagai bahan produksinya seperti industri farmasi dan industry air minum. Sebenarnya apa hubungannya pengukuran konduktivitas dengan kualitas air?

Seperti yang sudah diketahui bahwa konduktivitas adalah angka yang menunjukkan kemampuan air dalam menghantarkan listrik. Apabila di dalam larutan terdapat banyak senyawa organik, maka larutan tersebut merupakan konduktor yang baik dan begitu pula sebaliknya.

Apabila dalam sebuah larutan terkandung banyak senyawa anorganik, maka larutan tersebut tidak bisa menghantarkan listrik dengan baik atau disebut dengan konduktor lemah.

Adapun air yang murni atau baik haruslah merupakan konduktor yang lemah dalam arti sulit mengalirkan dan menghantarkan arus listrik. Itulah sebabnya, parameter konduktivitas ini penting untuk diukur untuk mengetahui seberapa besar air yang akan digunakan dapat menghantarkan listrik.

Bagaimana dengan Air yang Mengandung Mineral?

Air yang biasa kita minum sehari-hari disebut dengan air mineral karena di dalamnya memang terkandung berbagai macam mineral seperti natrium, kalsium, flour dan magnesium. Mineral ini memang tidak dihilangkan karena bermanfaat untuk tubuh.

Nilai konduktivitas yang terkandung juga diatur sehingga tidak melebihi batas yang dapat membahayakan kesehatan tubuh. Adanya mineral ini juga menimbulkan rasa kesegaran pada saat meminumnya.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa nilai konduktivitas terbukti penting untuk diukur dalam setiap industri yang menggunakan air sebagai bahan produksinya. Nilai konduktivitas ini harus selalu dipantau agar masuk syarat untuk bisa dipakai produksi.

Oleh sebabnya, di sinilah peran penting dari kalibrasi conductivity meter yakni untuk menjaga agar nilai konduktivitas yang terbaca pada conductivity meter selalu menunjukkan angka yang akurat.

Postingan terkait kalibrasi meter :

Leave a Comment